DEMAM
BUKUKU BERTAMBAH
Tak kuat lagi termometer
Meninjukan angkanya padaku
Tak berani lagi ia menunjukkan
Air raksanya untuk ku
Semakin hari semakin bertambah
Semakin dan semakin bertambah
Semakin menit makin bertambah
Dan semakin detik pun. Juga masih bertambah
Demam itu hanya bertambah dan bertambah
Tanpa batas yang menghalangi, nya
Bergunung-gunung buku depan mata
Bergelut –gelut buku itu di depan mata ku
Hanya ingin menambah
Tak memikirkan kesenjangan waktu
Yang semakin mendekati penuannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar