Mana Balas Budimu Untuk Ibu
Kalau
kau tersenyum...
Hari-harinya
seakan dipenuhi pelangi...
Tawamu
adalah semangatnya...
Tangismu
adalah deritanya..
Air
matamu adalah panah yang menusuk baginya
Ia
selalu menginginkan yang terbaik untukmu..
Ia
mengorbankan segalanya demi dirimu..
Bahkan
nyawanyapun rela diberikan untukmu..
Tapi,
apa yang kau lakukan padanya..
Mana
balas budimu untuknya..
Setelah
kau dewasa.. Kau sukses..
Maka
kau lupakan dirinya..
Kau
tinggalkan dirinya sendirian dipenuhi dengan kerinduan..
Berselimutkan
kesedihan..
Berpakaian
kedukaan..
Bukan
karena apa-apa..
Hanya
karena engkau telah berhasil menikamnya dengan belati durhakamu..
Kau
putuskan tali silatu rahim dengannya...
Wahau
sahabat..
Basulah
air mata ibumu..
Balurlah
kesedihannya..
Kencangkan
tulang ringkihnya..
Kokohkan
badannya yang telah lapuk..
Dan
meminta maaflah kepadanya..
Semoga
kita bkanlah orang yang merupakan jasa seorang ibu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar